Pada awal
terbentuknya IP band di kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat,
oleh beberapa mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan yang kelak
menjadi personil band itu sendiri. IP band lahir di tahun 2012
tepatnya bulan januari yang beraliran music accoustic namun mereka
juga kerapkali membawakan aliran musik rock.
Tidak seperti
kebanyakan band, IP band memiliki ciri khas tersendiri yaitu pada
saat mengikuti perlombaan festival mereka menggunakan pakaian dinas
pemerintahan di atas panggung. Mungkin itu juga yang menjadi
kelebihan IP band itu sendiri, dengan segala sikap dan wibawa yang di
bawa diatas panggung yang membuat para penonton takjub. Meskipun ada
juga beberapa penonton yang tampak meremehkan dan menertawakan
mereka. Ada juga yang terlontar dari mulut penonton “tadak sekali”,
tetapi semua caci makian tidak membuat band asal Prodi IP ini down
dan malah mereka menunjukan High Performa di atas panggung.
IP band terdiri dari
5 personil yaitu Elponsa Septiva Ratih (Vocal), Marvolomeus Pane
(Gitar 1), A.A Berry (Gitar 2), Wawan Kurniawan (Bass) dan Ridho
Hidayat (Drum/Keijon), pada saat membawakan lagu dengan bergenre
Rock, IP band mengganti A.A Bery dengan Dian Yanuar sebagai Rythem.
Mereka sudah mengikuti tujuh kali festival yang diadakan dikotanya
dan telah membawa 4 piala beserta sejumlah uang tunai atas kemenangan
yang mereka raih.
Lagu yang menjadi
idola diatas panggung mereka adalah Krisis BBM ciptaan Slank. Krisis
BBM dari lagunya Slank yang di improvisasi oleh IP band dengan
sentuhan musik khas orang dayak yaitu musik sape yang dipadukan
dengan musik modern.
Watch Here !!!
IP band - Krisis
BBM



No comments:
Post a Comment