Sunday, November 18, 2012

Nasib Masa Depan Bangsa Indonesia ???



     Indonesia yang memiliki pulau 17.508 dengan garis pantai 54.716 km serta memiliki luas daratan 1,9 juta km dan luas lautan 7,9 km dengan beragam-ragam sub-etnik didalamnya yaitu lebih dari 300 macam etnik yang keseluruhan jumalh penduduknya saat ini kurang lebih 241 juta jiwa orang dengan laju persentase pertumbuhan penduduknya yaitu 1,49 persen (data tahun 2011).
Padahal kalau dilihat dengan kasat mata Indonesia memeiliki banyak kelebihan apalagi ditambah dengan banyaknya potensi Sumber Daya Alam (SDM). Tetapi kenyataannya, bahwa Indonesia belum sanggup untuk menggunakan kesemuanya itu dengan baik. Pemerintahan Indonesia harusnya memiliki pemikiran yang bagus untuk masa depan Indonesia, jangan hanya mementingkan diri-sendiri dan bergaya hidup hedonisme. Para Pejabat pemerintah tingkat atas atau pejabat yang berada di pusat sudah tentu memiliki kualitas yang terbaik oleh sebab itu ia di pilih dan di percaya oleh rakyatnya untuk membangun Indonesia. Lantas, daripada itu semua apa yang sebenarnya menjadi kendala bangsa Indonesia ini untuk menuju kearah yang lebih maju???
Kalau dilihat dari mental bangsa Indonesia itu sendiri yang begitu lemah, masyarakat memang memiliki budaya yang malas, acuh tak acuh, tidak perdulian, tidak bersemangat, KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme) yang sering terjadi di kalangan pejabat), dan bla bla bla bla (masih banyak lagi lainnya). Bangsa Indonesia cepat atau lambat akan sangat jauh tertinggal dari bangsa lain, kalau masih saja terus-terusan seperti ini.

     Apabila para pemimpinnya saja terus keenakan menikmati hasil daripada Korupsi dan memfoya-foyakannya demi suatu kesenangan pribadi, Indonesia yang telah di banggun oleh pahlawan kita terdahulu akan menjadi sia-sia. Pemimpin tersebut hendaknya terus diawasi ketat, sebagai petugas yang mengawasinya jangan pulak ikut berkecimpung didalamnya yaitu sama-sama menikmati hasil korupsi itu. Kalau begitu tidak akan ada penegak hukum yang adil dan jujur untuk membasmi virus-virus tersebut, maka korupsi akan terus membudaya di tanah air tercinta kita. 

Apakah budaya malu sudah di telan oleh budaya korupsi itu sendiri ????
Bagaimana rakyat dapat merasa sejahtera, sedangkan pemimpinnya asik-asikkan menikmati Uang hasil pemalakan???

No comments:

Post a Comment